Selasa, 03 Februari 2009

Black Forest For Maria



Sejak adik iparku menikah, kita jadi jarang ketemuan. Soalnya dia kan udah nggak tinggal bareng aku lagi alias udah di boyong suaminya heheheheh...kemaren tanggal 3februari adikku ini ngerayain ulang tahunnya yang kebetulan ultahnya bareng dengan ultah suaminya. Jadi nih ceritanya tanggal 3 februari kemaren suami istri ngerayain ultah berjamaah hehehhehe...
Untuk event itu makanya aku buatin deh kue black forest sebagai buah tangan. Ini termasuk BF yang paling singkat and kilat yang pernah aku buat. Sebenarnya udah planning mau bikin pagi-pagi setelah anak2 berangkat sekolah. Tapi ternyata ada kabar kalo teman baikku meninggal dunia karena kecelakaan "Innailaihi wa inna ilaihi roojiuun"..sempet kaget juga denger berita itu, antara percaya dan tidak..tapi begitulah takdir, kita nggak pernah tau kapan nyawa kita akan di ambil. Akhirnya aku panding dulu acara buat cake black forest. Pagi itu juga aku meluncur ke rumah temen baikku untuk melayat. Sempet sedih dan miris apalagi ngeliat anak2nya yang masih kecil-kecil sudah di tinggalkan oleh mamanya. Ya Allah berilah ketabahan pada orang-orang yang di tinggalkannya dan terimalah segala amal ibadahnya...amin..
Setelah pulang melayat aku tidak segera membuat cake, karena menurutku tanggung kalau bikin saat itu karena sebentar lagi waktunya anak2 pulang sekolah dan si "supir" nggak boleh sampai terlambat menjemput. Akhirnya proses pengerjaan kue di mulai setelah anak2 pulang sekolah jam 12.30 siang, dan selesai pukul 04.00 sore.
Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan yang berarti.
Selamat ulang tahun buat maria dan ayok...semoga cepat dapat momongan ya amiiiin....

Selasa, 27 Januari 2009

KBB # 9 - CLASSIC PUFF PASTRY (Pate Euilletee)



Tantangan KBB kali ini membuat nyali ciut bo..gimana nggak ciut soalnya kali ini kita di tantang untuk menaklukkan resep puff pastry yang menurut aku syusah bin ribet. Dan resep puff pastry kali ini menggunakan butter sedangkan sepengetahuan aku selama ini resep pastry menggunakan korsvet. Wah..udah bisa di bayangin dong dengan cuaca yang kayak gini di jamin butter gampang lumer di suhu ruangan.
Akhirnya setelah membaca milis teman2 sesama anggota KBB dan merangkum beberapa trik dan tips aku mulai membulatkan tekad untuk menaklukkan tantangan kali ini. Untuk resepnya aku buat 1/2 resep sesuai dengan resep mbak emma. E mail mbak emma di milis tuh banyak banget membantu pemula-pemula kayak aku (thanks ya mbak emma...).
Dalam proses pembuatan dough tidak ada kendala sama sekali. Semua berjalan dengan lancar dan terkendali. Tapi pada saat mulai proses pelapisan butter, pelipatan dan penggilingan adonan, mulailah menemui kendala. Sempet keringetan, jantung deg-degan takut adonan nggak sesuai dengan yang di harapkan. Adonan yang sudah dilapisi butter mulai di gilas perlahan. Agak berat waktu mulai menggilas karena butter masih agak keras karena baru keluar dari kulkas. Setelah beberapa menit adonan sudah lumayan enak di gilas...tapi apa yang terjadi kemudian butter mulai keluar sedikit-sedikit karena lapisan doughnya ada yang robek. Kemudian aku inget tips di milis kalau ada kejadian seperti ini maka taburi permukaan adonan dengan tepung tipis-tipis. Setelah menaburi tepung adonan kembali aku gilas sampai tahap pelipatan selesai. Setiap turn adonan aku masukin ke kulkas untuk menjaga agar adonan jangan sampai terlalu lembek karena takut susah di gilas dan butter juga cepat meleleh. Proses pelipatan selesai..tapi aku ngga tau apakah proses yang aku lakukan sudah benar atau belum. Tapi menurut apa yang aku baca semua sudah sesuai rencana walapupun tidak sesempurna yang di harapkan.
Adonan puff pastry ini aku buat dalam beberapa bentuk. Sebenarnya sempet ngga ada ide nih mau buat apa. Akhirnya aku bentuk croissant isi coklat, pastry strawberry yang mencontoh dari biscuit monde, dan cheese puff pastry.
Terima kasih KBB yang selalu ngasih tantangan yang sangat...sangat bermanfaat bagi kita terutama pemula kayak akyu...hidup KBB!!
Untuk resep aslinya bisa di lihat di sini ya...

KBB#9 – Classic Puff Pastry (Pate Feuilletee)
----------------------------------------------------
Source: King Arthur Flour 200th Anniversary Cookbook



Bahan-bahan yang digunakan (versi Indo):


-3 ½ cup tepung terigu dicampur dengan ½ cup tepung maizena
-1 pound mentega tawar, ½ dinginkan, sisanya di suhu ruangan
-1 – 2 tsp garam
-1 ¼ cups air dingin/atau ganti dengan 1 sdM sari jeruk lemon jika diinginkan untuk lebih melunakkan gluten di tepung

Adonan
---------


Timbanglah tepung di dalam mangkuk mixer. Ambil ½ cup dan sisihkan di dalam mangkuk lainnya.

Gunakan ½ batang mentega yang didinginkan tadi, potong2 kecil2 dan masukkan ke dalam tepung. Menggunakan dua buah pisau, blender (dengan fungsi pastry) atau menggunakan jari-jari anda, potong atau remas-remas mentega ke dalam tepung hingga menyerupai remah-remah roti atau cornmeal.

Tambahkan garam (dan sari jeruk nipis, jika pakai) ke dalam air dan masukkan campuran ini ke dalam tepung terigu. Aduk perlahan memakai garpu hingga adonannya tercampur rata dan tidak melekat di sisi2 mangkuk. Jika masih memerlukan air, tambahkanlah sesendok makan setiap kali penambahan hingga adonan tercampur rata.

Letakkan adonan ke atas permukaan/meja yang sudah ditaburi tepung, dan uleni hingga lembut dan gluten-nya sudah terbentuk, sekitar 2-3 menit. Bungkus dengan plastik dan biarkan dingin di kulkas selama 30 menit.

*Butter
---------


Ambil sisa mentega dan tepung yang disisihkan tadi, campur keduanya hingga tercampur rata dan lembut. Anda bisa mencampur kedua bahan ini dengan menggunakan mixer, FP atau sendok, tangan.

Campur adonan ini sambil ditepuk-tepuk dan dijadikan segiempat dengan ukuran 8 inci di atas waxed paper yang sudah ditepungi. Tutup dengan selembar waxed paper lagi dan dinginkan di kulkas kurleb 30 menit. Dengan mencampur tepung dan mentega, anda menstabilkan adonan supaya tidak meleleh.


Rolling-Folding
----------------


Keluarkan adonan dari kulkas dan letakkan di atas permukaan/meja yang sudah ditepungi. Gilas perlahan ke samping hingga membentuk segiempat kurleb 12 inci. Tidak perlu terlalu obsesif menjadikan adonan berbentuk segiempat tapi setidaknya sudah hampir menyerupai segiempat.

Letakkan balok mentega/tepung tadi di tengah2 adonan yang sudah berbentuk segiempat, sehingga sudut-sudut balok menunjuk ke sisi-sisi adonan tadi. Lipat sudut adonan ke atas balok mentega/tepung sehingga setiap sudut adonan bertemu di satu titik di tengah2nya. Lekatkan sisi-sisi adonan ini satu sama lainnya.

Balikkan adonan segiempat ini dan tepuk2 perlahan menggunakan rolling pin atau tangan membentuk persegi panjang. Gilas adonan hingga membentuk persegi panjang yang lebih lebar dengan ukuran 20 inci ukuran panjang dan 10 inci ukuran lebar.

Jika adonan sudah pada ukuran yang benar, lipat sepertiga adonan bagian bawah ke tengah-tengah adonan, begitu juga sepertiga adonan bagian atas lipat ke arah tengah adonan, kemudian lipat lagi ¼ adonan ke arah kanan, sehingga kelihatan seperti sebuah buku yang siap dibuka. Jika adonan masih bagus dan dingin serta masih relaks, gilas sekali lagi dan lipat seperti tadi. (Jika masih terlalu lunak dan tidak dapat digilas lagi, bungkus/tutup, letakkan ke atas loyang dan dinginkan di kulkas selama 15 menit, sebelum digilas dan dilipat seperti tadi).

Jika anda sudah sukses menggilas dan melipatnya dua kali, berarti anda sudah menyelesaikan 2 turns. Classic puff pastry turn 6 kali. Lanjutkan mendinginkan adonan selama 2 kali turning (atau lebih jika diperlukan—misalnya jika adonan terlalu lembek) hingga 6 turns sudah diselesaikan.

*Shaping
----------
Setelah selesai didinginkan, adonan dapat dibentuk menjadi croissants, patty shells, twists, straws, dsb. Sisa2nya dapat didinginkan lagi dan digilas lagi.

Semprit Sagu Keju


Karena kebetulan di rumah masih punya stok tepung sagu, makanya aku putusin untuk buat semprit sagu keju yang udah lama aku idam2kan. Yah itung-itung daripada tepungnya keburu apek kan mubazir..resepnya aku pake punyanya NCC.


Sagu Keju

:: Penulis : Fatmah Bahalwan

Bahan:
300gr tepung sagu (sagu tani)
2 lbr daun pandan
100 gr margarine
50gr mentega (butter)
150gr gula halus
1 btr kuning telur
100gr keju edam, parut
50ml santan kental Misal kara

Cara membuat:

Sangrai tepung sagu dan daun pandan dengan api kecil hingga daun pandan kering. Angkat,dinginkan.
Kocok margarine dan mentega hingga putih dan lembut masukkan gula, kocok rata, tambahkan kuning telur, kocok rata.
Campur tepung sagu dan keju parut, tuang bertahap kedalam adonan mentega, aduk rata. Tambahkan santan, aduk lagi hingga rata.
Masukkan adonan kedalam plastik conthong (segitiga), kasih spuit bintang, semprotkan kedalam loyang tipis yg sudah dioles mentega dan ditabur tepung.
Oven selama lk. 40menit....(ingat kenali oven masing-masing, wkt dan suhu yg diperlukan, selalu lakukan test)

Kastengel yang ngeju banget..


Kastengel tuh kue kering kesukaanku banget..dari kecil sampai segede ini seleraku dengan jajanan yang satu ini ngga pernah berubah. Cuman aku rada males bikin kue ini karena cuman aku satu-satunya orang di rumah yang seneng sama kastengel. Orang rumah suka masang muka aneh kalo ngeliat aku lagi nikmatin kastengel. Soalnya bagi mereka ini jajanan asin, eneg dan ngga enak di lidah. Halah...itu kan bagi mereka..kalo bagi aku ini jajan yang paliiiiing enak di antara kue kering lain yang pernah ada. hehheheh (hiperbola banget ya..). Ini dia resep andalanku...

Kaastengel

Bahan:

175 g butter
175 g margarin
3 kuning telur
475 g tepung terigu
250 g keju edam
50 g keju cheddar untuk taburan

Cara membuat:
Kocok mentega, margarin sampai lembut (pake speed paling rendah aja...,amalia) kemudian masukkan kuning telur satu persatu kocok kembali sampai rata. Setelah itu masukkan keju edamnya aduk lagi hingga rata menggunakan sendok kayu. Setelah itu masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit campur hingga rata menggunakan sendok kayu. Setelah itu adonan di gilas dan dibentuk sesuai selera dengan menggunakan cetakan kue kering. Kalau ngga punya bisa di potong2 dengan menggunakan pisau.

Jumat, 28 November 2008

Happy Birthday Nadine..















Ini pesenan birthday cake dari mbak Heksa untuk keponakannya yang tersayang yang berulang tahun kemaren tanggal 28 November 2008. Happy birthday yang ke 5 ya Nadine..
Cake ultah yang di minta adalah lapis surabaya dengan lapisan selai bluberry dan dengan butter cream. Tema yang di minta adalah putri salju dan 7 kurcaci. Lapisan butter cream berwarna dominan pink. Ini dia penampakannya...semoga cocok ya mbak Heksa yang cantik...*walaupun belum pernah bertemu muka...hehehehhe

Rabu, 26 November 2008

Bitter Chocolate Peppermint Biscuits



Tantangan KBB kali ini adalah biscuit berlapis coklat yang dilapisi gula beraroma peppermint.

Dalam proses pembuatan tantangan kali ini aku ngga ngalamin kendala yang berarti. Semua berjalan dengan lancar dan mulus. Dalam pembuatan biscuit ini aku ngikutin semua tahap proses sesuai resep kecuali jumlah takaran gula yang aku kurangi jadi 1/2cup. Untuk takaran tepung pun ngga aku tambahin sama sekali karena udah cukup pas dan ngga lengket ketika di gilas. Hasil jadi dan rasa biscuit ini ngga terlalu renyah dan ngga terlalu keras, pas lah untuk ukuran biscuit yang akan di lapisi dengan bahan isian. Karena kalau terlalu renyah di takutkan biscuit akan cepat melempem ketika akan di tambahi dengan bahan isian. Rasa biscuitnya kayak biscuit "monde", aroma butternya terasa banget. Enaklah pokoknya..

Semua proses berjalan dengan lancar banget sampai biscuit ini jadi. Tibalah saatnya untuk nyicipin hasil akhir dari biscuit. Kalo untuk ukuran lidahku rasa manis dari biscuit yang dilapisi lapisan gula dan coklat ganachenya udah pas..tapi yang agak mengganggu selera makanku adalah rasa peppermintnya itu lho...waaahh orang rumah ternyata kurang cocok dengan biscuit beraroma peppermint. Mungkin lain kali aku akan mengulang membuat biscuit ini tapi dengan tidak menggunakan peppermint flavour. Ini dia resepnya...happy baking...

Bitter Chocolate Peppermint Biscuits
Source: Donna Hay for Canvas, NZ Herald.


Resep versi bahasa Indonesia:

185g mentega, lunakkan (di suhu ruang)
1 cup gula kaster (aku pake 1/2 cup..,amalia)
1 btr telur
2 cups tepung terigu
½ sdt baking powder
1 cup gula tepung
1 sdt peppermint flavouring
2 Tbs air
200g dark chocolate (70 per cent cocoa)
1 cup krim (aku pake 80g whipping cream bubuk + 160 ml air...,amalia)

Panaskan oven, suhu 180C. Letakkan mentega dan gula di dalam mangkuk mixer dan kocok hingga ringan dan creamy, tambahkan telur dan kocok rata. Ayak tepung dan baking powder di atas adonan telur dan aduk hingga tercampur rata.



Uleni adonan dengan lembut supaya adonan tercampur rata. Gilas adonan di antara dua baking paper hingga tebalnya berukuran 2mm (aku memakai 2 lembar plastik pada waktu menggilas adonan....,amalia). Diamkan di kulkas selama 30 menit. Potong-potong persegi panjang dengan ukuran 7x5 sebanyak 36 biji. Letakkan ke atas loyang biskuit yang dialasi baking paper dan panggang selama 5/6 menit atau hingga kecoklatan (aku kemaren manggang kurleb 15 menit....,amalia). Biarkan dingin di atas loyang tersebut.



Campur gula tepung, peppermint flavouring dan air, aduk hingga licin. Sisihkan. Campur coklat dan krim di atas panci dengan api kecil dan aduk hingga coklat leleh dan licin tercampur rata. Sisihkan.

Rapatkan tiga lembar biskuit dengan peppermint icing. Ulangi dengan sisa bahan. Olesi rak tipis2 dengan margari/mentega dan letakkan di atas loyang. Letakkan biskuit di atas garpu, celupkan ke dalam adonan coklat, letakkan ke atas rak dan dinginkan di kulkas selama 2 jam atau hingga mengeras.

Kamis, 13 November 2008

Kayak Brownis Amanda ngga Ya???


Sebulan yang lalu keluargaku di oleh-olehin temen nyokap beberapa kotak brownis kukus Amanda,..gileee..brownis ini nih emang enyak banget, lembut teksturnya, dan legit rasa coklatnya emang nendaaang banget. sampe terbawa-bawa mimpi boo..Akhirnya aku bertekad buat nyoba brownis kayak amanda, walaupun nggak sama persis paling tidak nyerempet-nyerempet lah rasanya. Setelah nyari resep di goggle, akhirnya dapat beberapa resep yang "katanya" mirip brownis amanda. Setelah nyoba resepnya kemaren, emang sih teksturnya sama halusnya, tapi rasanya masih kurang sama. Malah rasanya cenderung kayak cake coklat dan rasa coklatnya kurang terasa, mungkin karena ngga pake dark cooking kali ya??Ini dia resep yang aku pake...


Brownies Kukus (‘mirip’ Amanda)
Posted by Bunda Tyas (Milis Dapur Bunda)

Bahan :
200 gram Tepung terigu segitiga
400 gram gula pasir
8 butir telur
1/2 kaleng susu kental manis cokelat
300 ml minyak goreng
1/2 botol pasta mocca
1/2 ons cokelat bubuk
1/2 sdt vanili
1 sdm SP
1/2 sdt garam
cokelat beras/messes secukupnya

Cara membuat :
Ayak tepung terigu, cokelat bubuk dan SP sisihkan.
Kocok telur dan gula sampai larut, masukkan bahan kering aduk rata, tambahkan susu kental, pasta mocca, vanili dan garam, terakhir masukkan minyak goreng, campur rata, bagi menjadi 2 adonan.
Masukkan dalam loyang ukuran 22x22 cm yang telah dioles margarin tipis dan dialasi kertas roti. masukan adonan pertama, kukus selama 15 menit dengan api kecil, setelah permukaan kering taburi dengan messes, masukkan adonan kedua, kukus +/- 30 menit ato hingga matang.